Manopot Horja

8 November 2017 menjadi tanggal bersejarah bagi pasangan Bobby Afif Nasution dan Kahiyang Ayu Siregar yang merupakan putri tunggal dari Presiden Jokowi. Pernikahan yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah sangat kental dengan upacara adat khas Jawa.

Resepsi perkawinan juga dilangsungkan di Medan, tepatnya di Taman Setia Budi Indah (Bukit Hijau Regency). Karena sang suami merupakan orang Mandailing, maka upacara adat khas Mandailing juga dilaksanakan. Gak tanggung-tanggung, gelaran adat selama dua hari dua malam pun digelar, tepatnya pada 24-25 November. Sementara resepsi dilaksanakan pada tanggal 26 November.

Gelaran Perkawianan Adat Mandailing ini disebut dengan nama Manopot Horja atau mengunduh mantu. Tapi sebelum acara adat ini, sang mempelai wanita diberi marga Siregar. Kenapa Siregar? Karena ibunda dari mempelai pria, Ibu Ade Hanifah, bermarga Siregar.

Adapun rangkaian acara adalah mulai dari Manyambut Bayo Pangoli Dohot Boru Nadioli, Haroan Boru, Mangalehen Marga To Boru Nadioli, dan Manalpokkon Lahanan (menyembelih kerbau). Kemudian, Manyantan Gordang Sambilan Dohot Gondang, Manortor, Mangalo-alo Mora, Manarimo Tumpak, Maralok-alok, Margalanggang, Mangulosi Bayopangoli Dohot Boru Nadioli, Tu Tapian Raya Bangunan Namartua, Mangupa Dohot Manabalkon Goar Matobang, Manortorkon Bayo Pangoli Dohot Boru Nadioli, dan terakhir Manyoda Gordang Dohot Gondang.

Perkawinan antar etnis Jawa dan Mandailing ini mencerminkan keanekaragaman budaya kultural Indonesia yang cukup kaya. Pelaksanaan upacara adat Mandailing dan pemberian marga serta gelar ini juga sebagai penghormatan kepada leluhur. Agar anak cucu bangsa paham akan budayanya. (ferdy)

 

 

262 total views, 2 views today

Share with:

Facebook

TwitterGoogle