Kultur dan budaya masyarakat di Asia tidaklah begitu jauh berbeda. Seperti tradisional wayang di Indonesia yang cukup dikenal hingga manca negara. Mulai dari wayang kulit, golek, hingga wayang orang. Di dataran Tiongkok juga memiliki kebudayaan yang sama, salah satunya adalah wayang orang atau Tio Ciu Pan.

Tio Ciu Pan kembali manggung di lokasi Vihara Go Ya Kong, Pantai Labu, Deli Serdang, Sumut. Seperti tahun sebelumnya pagelaran budaya asli Tiongkok bertepatan dengan ulang tahun Vihara. Dan tahun ini, gelaran yang memasuki tahun ke 10 sejak tahun 2006.

Pemain, pemusik, dan tata panggung seluruhnya didatangkan langsung dari Tiongkok. Lakon yang dibawakan biasanya merupakan cerita hikayat rakyat Tiongkok pada masa lalu. Seperti yang kita kenal Justice Bao, Sun Go Kong, dan lain sebagainya.

Bahasa yang digunakan juga bukan bahasa Mandarin atau Hokien, tapi bahasa kanton atau sejenisnya. Sehingga tidak banyak para penonton yang mengerti akan jalan ceritanya.

Pada prinsipnya wayang orang ini dihadirkan bukan semata untuk menghibur masyarakat saja, tapi merupakan persembahan bagi para dewa dan pelestarian budaya kepada generasi penerus. (Imaji Pertiwi/Hendra Syamhari)

469 total views, 2 views today

Share with:

Facebook

TwitterGoogle