Sungai Alas membelah rimba Taman Nasional Gunung Leuser yang berada di Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh.

Paru-Paru Terakhir (Taman Nasional Gunung Leuser)

Indonesia terletak di garis khatulistiwa dan menjadi negara yang memiliki hutan hujan tropis ketiga terbesar di dunia setelah Brazil dan Republik Demokratik Kongo. Hutan hujan tropis adalah ekosistem hutan yang ditandai dengan curah hujan yang tinggi. Setidaknya 200 cm per tahunnya, memiliki kanopi yang lebat, serta keanekaragaman flora dan fauna hingga spesies endemik yang langka.

Adalah Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) merupakan taman nasional hutan tropis yang memiliki keanegaraman hayati terlengkap setelah ‘Amazon Rainforest’ di Brazil. TNGL memiliki luas sekitar 1.094. 692 hektar yang tersebar sepanjang Provinsi Aceh dan Sumut.

Terdapat 325 jenis burung dan 130 jenis mamalia, diantaranya orangutan, badak, gajah, dan harimau sumatera. Keempat mamalia ini dijuluki satwa kunci yang hidup di TNGL. Dikatakan satwa kunci karena keempatnya adalah satwa langka dan diambang kepunahan.

Sepanjang tahun, perburuan satwa kunci ini kian meningkat. Terbukti dengan banyaknya perdagangan illegal terhadap mereka. Belum lagi ‘illegal logging’ atau pembalakang liar yang membuat habitatnya kian menyempit.

Sejumlah upaya dilakukan pemerintah melalui Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) dibantu sejumlah Non Government Organization (NGO) atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang konsen terhadap lingkungan hidup. Monitoring terhadap flora-fauna, pelestarian hutan dan satwa, hingga sosialisasi terhadap masyarakat sekitar akan pentingnya hutan dan satwa habitat di TNGL.

Kabupaten Aceh Tenggara yang berada di Provinsi Aceh dengan ibu kotanya Kutacane merupakan salah satu pintu masuk rimba TNGL. Secara topografi kabupaten ini juga berada di lembah perbukitan dan berbatasan langsung dengan TNGL dengan Sungai Alas yang mengalirinya.

Disini juga dibangun sebuah stasiun riset bernama Stasiun Penelitian Katambe yang didirikan oleh BBTNGL, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Forum Konservasi Leuser. Stasiun ini bertanggungjawab akan pelestarian hutan beserta isinya.

Hingga kini TNGL bukan hanya sebagai paru-parunya nusantara, tetapi merupakan sumber oksigen bagi dunia. Jadi bila anda dan kita merusak TNGL berarti merusak tatanan kehidupan dunia. Untuk itu mari kita jaga kelestarian alam dan lingkungan hidup di TNGL berikut isinya.

Salam lestari dan selamat Hari Lingkungan Hidup Dunia, 5 Juni.

(foto & teks : @ferdy.siregar)

 195 total views

Imaji Pertiwi - Sinabung Muntahkan Awan Panas Saat Erupsi (1)

Sinabung Muntahkan Awan Panas Saat Erupsi

Guguran awan panas yang meluncur dari puncak Gunung Sinabung saat erupsi yang terlihat dari Desa Tiga Pancur, Simpang empat, Karo, sumut (2/3/2021). Foto : IP/Saddam Husein

Gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara mengalami erupsi yang cukup besar, Selasa (2/3/2021). Gunung Sinabung yang memiliki tketinggian 2.460 Mdpl mengalami mengalami peningkatan aktivitas yang cukup tinggi dalam dua pekan terakhir. Puncaknya pada, Selasa (2/3) mengalami erupsi pada pukul 06.42 WIB terjadi rangkaian awan panas gugruan dengan jarak luncur 2.000 meter hingga 5.000 meter ke arah tenggara timur yang diserta kolom asap dengan kisaran tinggi 5.000 meter.

“Terjadi awan panas guguran 2.000 meter pada pukul 06.42 WIB, mengarah ke arah timur dan tenggara dengan arah angin masih mengarah ke barat daya,” kata Petugas Pengamatan Gunung Api Sinabung, Armen Putra.

Seorang warga berusaha membersihkan tanamannya dari abu vulkanik pasca erupsinya Gunung Sinabun di Desa Mardingding, Karo, Sumut (2/3/2021). Foto : IP/Saddam Husein&lt

Akibat dari erupsi tersebut, lebih dari 37 desa di tiga kecamatan yang berada di sisi barat dan barat daya terdampak abu vulkanik. “Tiga kecamatan yang terdampat tersebut adalah Kecamatan Tigabinanga, Kecamatan Tiganderket, Kecamatan Kutabuluh,” ujar Plt Kalaksa BPBD Kabupaten Karo, Natanail Perangin Angin.

Gunung Sinabung juga sempat mengalami erupsi sekitar pukul 09.49 WIB dan pukul 14.56 WIB. Selain itu, ada 13 kali awan panas guguran yang terjadi hari ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga menyebut debu vulkanik menyebar hingga ke perbatasan Aceh Tenggara.

Sejumlah kendaraan melintasi jalanan yang dipenuhi dengan abu vulkanik di Desa Mardingding, Karo, Sumut (2/3/2021). Foto : IP/Saddam Husein

Hingga kini, Sinabung masih berstatus Siaga pada Level Tiga. Untuk itu masyarakat yang berada pada radius 3 kilometer dari puncak gunung, serta radius 4 kilometer untuk sektor timur-utara, dan 5 kilometer sektor selatan-timur dihimbau untuk menggunakan masker saat akan keluar rumah dan mengurangi aktifitas berkebun atau diluar rumah. (IP/edy regar)

 230 total views,  2 views today

Petugas pandu PT Pelindo 1 turun dengan menggunakan alat dari atas kapal KM Serasi asal Jakarta di Car Terminal, Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/7/2020). IP/Hendra Syamhari

Petugas Kapal Pandu Pelindo 1

Petugas pandu PT Pelindo 1 turun dengan menggunakan alat dari atas kapal KM Serasi asal Jakarta di Car Terminal, Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/7/2020). IP/Hendra Syamhari

Petugas pandu PT Pelabuhan Indonesia 1 turun dengan menggunakan alat dari atas kapal KM Serasi asal Jakarta di Car Terminal, Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/7/2020). IP/Hendra Syamhari

ImajiPertiwi.com, MEDAN– Petugas pandu PT Pelabuhan Indonesia 1 turun dengan menggunakan alat dari atas kapal KM Serasi asal Jakarta di Car Terminal, Pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/7/2020). IP/Hendra Syamhari

 663 total views,  2 views today

Para pelajar di Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara sedang mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring di sebuah balai yang terletak di atas sebuah bukit, Senin (3/8). ImajiPertiwi/Hendra Broetal

Akses Internet XL Axiata Untuk Pelajar di Pedesaan

Para pelajar di Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara sedang mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring di sebuah balai yang terletak di atas sebuah bukit, Senin (3/8). ImajiPertiwi/Hendra Broetal

Para pelajar di Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara sedang mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring di sebuah balai yang terletak di atas sebuah bukit, Senin (3/8). ImajiPertiwi/Hendra Broetal

ImajiPertiwi.com, LANGKAT– PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) turun tangan mendukung menyediakan fasilitas akses internet untuk para pelajar yang mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ). Dukungan tersebut berupa penyediaan sarana akses internet berupa router yang bisa para pelajar manfaatkan secara bersama-sama hingga 32 perangkat dalam waktu bersamaan. Para pelajar Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mulai Senin (3/8), bisa memanfaatkan dukungan tersebut secara gratis. Head of Sales XL Axiata Greater Medan, Horas Lubis dan Territory Sales Manager Binjai – Langkat, Maf’ul Taufiq memantau langsung pemasangan fasilitas tersebut.

Group Head XL Axiata West Region, mengatakan, “Kami tidak bisa tinggal diam membaca berita tentang banyaknya pelajar di berbagai daerah yang kesulitan mendapatkan akses internet untuk bisa mengikuti PJJ. Problem yang mereka hadapi baik berupa terbatasnya jaringan yang di desa tempat mereka berdomisili dan juga menyangkut harga kuota data. Untuk itu, melalui dukungan ini kami mencoba untuk mendukung keduanya. Semoga fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk PJJ oleh para pelajar di seluruh desa.”

Territory Sales Manager XL Axiata Binjai – Langkat, Maf’ul Taufiq menyerahkan fasilitas akses internet untuk digunakan para pelajar Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mulai Senin (3/8/2020). ImajiPertiwi/Hendra Broetal

Territory Sales Manager XL Axiata Binjai – Langkat, Maf’ul Taufiq menyerahkan fasilitas akses internet untuk digunakan para pelajar Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mulai Senin (3/8/2020). ImajiPertiwi/Hendra Broetal

Router tersebut ditempatkan di suatu tempat berupa balai yang bisa menampung belasan anak untuk belajar. Balai ini terada di lokasi yang tinggi, serupa bukit, dan dari lokasi ini sinyal XL Axiata bisa ditangkat dengan kualitas baik. Teknisi XL Axiata turut membantu pemasangan perangkat ini agar bisa mendapatkan kualitas sinyal yang maksimal.

Fasilitas router dari XL Axiata ini dilengkapi dengan paket data 20GB untuk setiap bulannya secara gratis selama 1 tahun. Selain itu, XL Axiata juga membagikan alat-alat sekolah seperti buku tulis, penggaris, pensil, pena, dan map plastik. Untuk menjaga dan memastikan router tersebut dimanfaatkan secara semustinya, XL Axiata menyerahkan pengelolaannya ke Yayasan Pendidikan Islam Pembangunan.

Suasana Kampung Matfa atau yang biasa dikenal Kampung Kasih Sayang di Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mulai Senin (3/8/2020). Imaji Pertiwi/Hendra Broetal

Suasana Kampung Matfa atau yang biasa dikenal Kampung Kasih Sayang di Desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mulai Senin (3/8/2020). Imaji Pertiwi/Hendra Broetal

Desa Telaga Said berada sekitar 73 km dari Medan atau memerlukan 2,5 jam perjalanan darat dari Ibukota Sumatera Utara tersebut. Ada ratusan siswa sekolah di desa tersebut, dari mulai tingkat SD, SMP, hingga SMA. Selain itu juga ada pula sejumlah remaja yang berkuliah di beberapa perguruan tinggi. Sejak pandemi Covid-19 terjadi, anak-anak sekolah tersebut harus melakukan bejalar dari rumah dengan mengakses materi belajar secara daring. Namun, jaringan internet belum menjangkau setiap sudut desa, banyak dari anak-anak tersebut yang kemudian mencari lokasi tertentu yang di tempat itu bisa mendapatkan sinyal internet yang lebib baik.

“Sebelum adanya pandemi, kami rutin menyalurkan donasi kuota untuk sekolah-sekolah melalui program Gerakan Donasi Kuota (GDK). Kini, karena sekolah juga masih tutup dan meningkatnya kebutuhan untuk mendukung proses belajar secara daring berbagai daerah, maka kami akan berusaha mendukung memfasilitasi akses internet untuk PJJ seperti ini, “ imbuh Desy.
Paket internet khusus untuk pelajar

Selain terjun langsung ke lapangan memberikan bantuan akses internet hingga ke desa-desa, XL Axiata juga menghadirkan paket data khusus untuk pelajar dengan harga sangat ringan. Pelanggan dari kalangan pelajar bisa memanfaatkan paket untuk mengakses aplikasi dan website pemerintah yang disediakan untuk membantu belajar dari rumah dan paling banyak diakses oleh pelanggan. Aplikasi yang dimaksud adalah Ruang Guru, Zenius, dan Sekolahmu. Website yang bisa diakses adalah Rumah Belajar Kemendikbud di alamat https://belajar.kemendikbud.go.id dan Spada Indonesia Kemendikbud di https://spada.kemdikbud.go.id atau https://lmsspada.kemdikbud.go.id/.

Paket bernama “Xtra Edukasi” ini ada tiga varian paket, yaitu Rp 1.000 untuk 2GB dan masa berlaku 1 hari, selanjutnya paket Rp 2,500 untuk 5GB masa 3 hari, dan Rp 7.500 untuk 15GB masa 7 hari. Seluruh pilihan paket bisa didapatkan di aplikasi myXL. (IP/Hendra)

 370 total views

Pasokan listrik berkekuatan tinggi dialiri hingga kawasan pabrik peleburan aluminium di Kuala Tanjung, Batubara, Sumut.

Perjalanan Panjang Aluminium Inalum

PT Indonesia Asahan Aluminium atau lebih dikenal sebagai Inalum merupakan BUMN pertama dan terbesar Indonesia yang bergerak dibidang peleburan Aluminium. Besarnya potensi kelistrikan yang dihasilkan dari aliran Sungai Asahan membuat pemerintah Indonesia mengundang perusahaan konsultan pembangunan asal Jepang, Nippon Koei untuk melakukan studi kelayakan pembangunan PLTA di Sungai Asahan. Studi kelayakan tersebut menyarankan agar produksi kelistrikan diserap oleh industri peleburan aluminium.

Maka dengan itu, Pemerintah menindaklanjuti studi kelayakan tersebut bersama pihak Jepang untuk secara bersama mendirikan perusahaan untuk mengelola proyek Asahan dengan perusahaan yang bernama Indonesia Asahan Aluminium dengan ditandatanganinya kerjasama untuk pengelolaan bersama kawasan Sungai Asahan pada tanggal 7 Juli 1975.

Perusahaan yang didirikan pada tanggal 6 Januari 1976 dengan status Penanam Modal Asing dibentuk oleh 12 perusahaan Kimia dan Metal dari Jepang. Keberadaan Inalum sebagai industri peleburan aluminium telah meletakkan dasar fondasi yang kuat untuk mengembangkan industri hilir peleburan bahan tambang yang berpengaruh, bernilai tambah dan berdaya saing.

Pada tanggal 9 Desember 2013, status Inalum sebagai PMA dicabut sesuai dengan kesepakatan yang di tandatangani di Tokyo pada tanggal 7 Juli 1975. Sejak diakuisisi oleh Pemerintah, Inalum kini tengah mengembangkan produksi hilir aluminium dengan mendorong diversifikasi produk dari aluminium ingot ke aluminium alloy, billet dan wire rod.

Tepat pada 17 Agustus 2019, pemerintah melaksanakan Holding Industri Pertambangan (HIP), BUMN yang menaungi lima perusahaan industri tambang di Indonesia yaitu PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), dan PT Timah Tbk. Identitas baru ini merupakan hadiah persembahan untuk Indonesia yang sedang merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. HIP kini bertransformasi menjadi MIND ID yang merupakan akronim dari Mining Industry Indonesia.

Dilandasi semangat baru, MIND ID merupakan bentuk sinergi lima perusahaan tambang terbesar Indonesia yang akan mengeksplorasi dan mengelola potensi sumber daya mineral yang bertanggung jawab dan berkelanjutan, untuk membangun peradaban, mensejahterakan bangsa, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Indonesia.

Kini Inalum telah berusia 44 tahun dan telah memproduksi 8 juta ton produksi aluminium. Dimana kapasitas produksi rata-rata 250 ribu ton aluminium per tahunnya dengan tiga bentuk produksi akhir yaitu aluminium ingot, alloy, billet. Semoga tingkat produksi kian meningkat seiring kebutuhan aluminium dalam negeri yang kian tinggi pula. (ferdy).

 772 total views,  1 views today

PAUS TERDAMPAR : Seekor paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) dengan panjang 14 meter ditemukan warga ketika terdampar di aliran Pantai Silo Baru, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumut, Minggu (12/01/2020). Paus yang memiliki berat sekitar 20 ton ini diperkirakan terdampar akibat dehidrasi. Imaji Pertiwi/Hendra Syamhari

Paus Bungkuk Terdampar di Perairan Laut Asahan

PAUS TERDAMPAR : Seekor paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) dengan panjang 14 meter ditemukan warga ketika terdampar di aliran Pantai Silo Baru, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumut, Minggu (12/01/2020). Paus yang memiliki berat sekitar 20 ton ini diperkirakan terdampar akibat dehidrasi. Imaji Pertiwi/Hendra Syamhari

PAUS TERDAMPAR : Seekor paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) dengan panjang 14 meter ditemukan warga ketika terdampar di aliran Pantai Silo Baru, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumut, Minggu (12/01/2020). Paus yang memiliki berat sekitar 20 ton ini diperkirakan terdampar akibat dehidrasi. Imaji Pertiwi/Hendra Syamhari

Seekor Paus Bungkuk ditemukan dalam keadaan mati di perairan Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (11/1). Mamalia bernama latin Megaptera Novaeangliae itu sebelumnya terlihat terombang-ambing di sana selama sepekan terakhir. Bahkan, paus itu sempat terdampar di Pantai Silo Baru, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan. Paus yang mati itu diperkirakan berukuran panjang 14 meter dengan berat mencapai 20 ton.

”Paus ini pertama kali terdampar di perairan Asahan pada Rabu (8/1/2020). Para nelayan berhasil menggiringnya ke perairan yang lebih dalam saat air pasang,” kata Kepala Bidang Pengendalian Usaha Perikanan Dinas Perikanan Asahan Tommy Prasetya.Tommy mengatakan, paus itu kembali ditemukan terdampar pada Jumat. Para nelayan dan petugas gabungan dari sejumlah instansi pun berusaha menggiringnya ke laut yang lebih dalam, tetapi tidak bisa. Pada Sabtu siang, paus tersebut pun mati.

PAUS TERDAMPAR : Seekor paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) dengan panjang 14 meter ditemukan warga ketika terdampar di aliran Pantai Silo Baru, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumut, Minggu (12/01/2020). Paus yang memiliki berat sekitar 20 ton ini diperkirakan terdampar akibat dehidrasi. Imaji Pertiwi/Hendra Syamhari

PAUS TERDAMPAR : Seekor paus bungkuk (Megaptera novaeangliae) dengan panjang 14 meter ditemukan warga ketika terdampar di aliran Pantai Silo Baru, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumut, Minggu (12/01/2020). Paus yang memiliki berat sekitar 20 ton ini diperkirakan terdampar akibat dehidrasi. Imaji Pertiwi/Hendra Syamhari

Bangkai paus itu kini menjadi tontonan warga sekitar. Mereka penasaran, karena ini adalah fenomena yang cukup langka di Asahan. Ahmad Sofyan selaku Kepala Desa Silo Baru menghimbau warganya untuk menjauhi bangkai tersebut. Selain karena takut ada bakteri dan penyakit yang bisa menular, dia juga khawatir perut paus bisa meledak setiap saat. Ledakan itu bisa saja mengenai warga. Karena kecepatan serpihan organ tubuhnya bisa mencapai 70 Km/jam saat terpental.

“Kami terus mengantisipasi dan mengimbau agar warga tidak mendekat ke lokasi paus,” pungkasnya. Imaji Pertiwi/Hendra Syamhari.

 991 total views

ORANGUTAN SITAAN : Seekor bayi Orangutan (Pongo abelii) Sumatera berusia 2,5 tahun berada dalam kandang ketika tiba di Kargo Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumut, Selasa (17/12). Bayi orangutan bernama 'Bon-Bon' ini tiba dari Bali dan merupakan satwa sitaan upaya penyelundupan oleh seorang warga Rusia yang berhasil digagalkan dan ditranslokasi oleh BKSDA Bali untuk menjalani proses rehabilitasi di karantina Sumatran Orangutan Conversation Program (SOCP) Batumbelin, Sibolangit, Deliserdang. IP/Hendra Syamhari

Orangutan Sumatera Sitaan dari Bali Dikembalikan ke Habitatnya

ORANGUTAN SITAAN : Seekor bayi Orangutan (Pongo abelii) Sumatera berusia 2,5 tahun berada dalam kandang ketika tiba di Kargo Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumut, Selasa (17/12). Bayi orangutan bernama 'Bon-Bon' ini tiba dari Bali dan merupakan satwa sitaan upaya penyelundupan oleh seorang warga Rusia yang berhasil digagalkan dan ditranslokasi oleh BKSDA Bali untuk menjalani proses rehabilitasi di karantina Sumatran Orangutan Conversation Program (SOCP) Batumbelin, Sibolangit, Deliserdang. IP/Hendra Syamhari

ORANGUTAN SITAAN : Seekor bayi Orangutan (Pongo abelii) Sumatera berusia 2,5 tahun berada dalam kandang ketika tiba di Kargo Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumut, Selasa (17/12). Bayi orangutan bernama ‘Bon-Bon’ ini tiba dari Bali dan merupakan satwa sitaan upaya penyelundupan oleh seorang warga Rusia yang berhasil digagalkan dan ditranslokasi oleh BKSDA Bali untuk menjalani proses rehabilitasi di karantina Sumatran Orangutan Conversation Program (SOCP) Batumbelin, Sibolangit, Deliserdang. IP/Hendra Syamhari

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumut menjemput kedatangan seekor bayi Orangutan (Pongo abelii) asal Sumatera di bagian kargo Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumut, Selasa (17/12). Bayi orangutan berusia 2,5 tahun ini tiba dari Bali untuk menjalani proses rehabilitasi di Sibolangit, Deliserdang.

Kabid KSDA Wilayah I Sumut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Mustafa Lubis mengatakan, bayi Orangutan bernama Bon-Bon yang diperkirakan berusia 2,5 tahun itu merupakan satwa sitaan upaya penyeludupan yang berhasil digagalkan oleh petugas Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, yang disita dari salah seorang penumpang berkewarganegaraan Rusia.

Selama di Bali, Balai KSDA Bali menitipkan sementara Bon-Bon di Bali Safari guna perawatan yang intensif dari para ahli yang berpengalaman dalam pengawasan tim medis. Petugas dari Bali Safari and Marine Park, drh Yohanna yang turut serta membawa Bon-Bon dari Bali mengatakan, bayi Orangutan sudah dirawat selama sembilan bulan dan kondisinya kini sangat baik dan sehat.

ORANGUTAN SITAAN : Seekor bayi Orangutan (Pongo abelii) Sumatera berusia 2,5 tahun berada dalam kandang ketika tiba di Kargo Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumut, Selasa (17/12). Bayi orangutan bernama 'Bon-Bon' ini tiba dari Bali dan merupakan satwa sitaan upaya penyelundupan oleh seorang warga Rusia yang berhasil digagalkan dan ditranslokasi oleh BKSDA Bali untuk menjalani proses rehabilitasi di karantina Sumatran Orangutan Conversation Program (SOCP) Batumbelin, Sibolangit, Deliserdang. IP/Hendra Syamhari

ORANGUTAN SITAAN : Seekor bayi Orangutan (Pongo abelii) Sumatera berusia 2,5 tahun berada dalam kandang ketika tiba di Kargo Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumut, Selasa (17/12). Bayi orangutan bernama ‘Bon-Bon’ ini tiba dari Bali dan merupakan satwa sitaan upaya penyelundupan oleh seorang warga Rusia yang berhasil digagalkan dan ditranslokasi oleh BKSDA Bali untuk menjalani proses rehabilitasi di karantina Sumatran Orangutan Conversation Program (SOCP) Batumbelin, Sibolangit, Deliserdang. IP/Hendra Syamhari

“Awalnya kami dititipkan Bon-Bon dan mengalami trauma karena disimpan di dalam koper, sehingga diperlukan rehabilitasi agar bayi Orangutan ini mendapatkan perhatian,” ujar drh Yohanna.

Orangutan Sumatera merupakan satwa yang dilindungi dan kini populasinya kian menurun seiring perburuan dan hilangnya hutan habitat mereka akibat ilegal loging dan perluasan perkebunan. Primata raksasa ini meruapakan sat dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, Peraturan Pemerintah No.7 Tahun 1990. Sehingga berdasarkan peraturan undang-udang tersebut, satwa sitaan, temuan, rampasan dan penyerahan masyarakat bahwa opsi utamanya yaitu dilepasliarkan kembali ke alam sesuai habitat aslinya. (hendra)

 804 total views

Pasukan Elit PLN, Aman Bekerja Saat Listrik Bertegangan Tinggi

 

IMAJIPERTIWI/MEDAN: Perusahaan Listrik Negara (PLN) kini telah memiliki pasukan elit seperti halnya institusi dan organisasi pemerintahan lainnya. Mereka dijuluki Pasukan PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan).

Pasukan elit perusahaan ‘plat merah’ ini terlatih melakukan pemeliharaan, perbaikan, dan penggantian isolator, konduktor maupun komponen lainnya pada jaringan listrik yang masih aktif.

Dikutip dari pln.co.id, Elit milik perusahaan ‘plat merah’ini terlatih melakukan pemeliharaan, perbaikan, dan penggantian isolator, konduktor maupun komponen lainnya pada jaringan listrik tanpa memadamkan aliran listrik, sehingga masyarakat Indonesia dapat tetap menikmati listriknya. Hingga saat ini (Agustus 2019) PLN memiliki sebanyak 1321 pasukan PDKB yang tersebar se-Indonesia, terbagi menjadi PDKB Tegangan Extra Tinggi (TET) dan Tegangan Tinggi (TT) sebanyak 351 personil, Tegangan Menengah (TM) sebanyak 970 personel.

Pasukan PDKB memiliki berbagai sertifikasi, diantaranya sertifikasi internal PLN, Sertifikasi internasional dari Omaka New Zealand dan Terex Ritz Brazil, sertifikasi Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) Kementerian ESDM terkait bidang dan level kompetensinya.

Awak Imaji Pertiwi sendiri sudah menyaksikan pasukan elit ini bekerja di sejumlah jalanan Kota Medan, beberapa waktu lalu. Cukup mengagumkan, baik dari fasilitas dan teknis kerja yang mereka lakukan. Pasukan PDKB ini memiliki pedoman K3 atau kesehatan, keamanan dan keselamatan dalam bekerja berupa K3 Personil, K3 Peralatan dan K3 Instalasi. K3 personil memakai peralatan Alat Pelindung Diri (APD), yaitu Wear pack ( pakaian kerja ), Conductive suit complete, Conductive shoes, Helm, Safety shoes, Safety gloves, Safety glasses, Lanyard, Harnes, Handy Talky, Rompi Pengawas pekerjaan, Rompi Pengawas K3, termasuk melakukan General Check Up dan dinyatakan lulus untuk bekerja.

Pasukan PDKB yang bekerja harus memahami tanggung jawab masing-masing, mengidentifikasi pekerjaan mereka, melaksanakan Job Safety Analysis (JSA), serta menentukan langkah yang akan diambil untuk antisipasi bahaya. Tidak hanya itu, mereka wajib melaporkan kondisi fisik mereka jika mulai kelelahan, sakit mendadak dan terjadi cidera saat melakukan pekerjaan kepada Pengawas K3.

Mereka juga harus mematuhi Instruksi Kerja yang sesuai dengan SOP, jarak aman minimum saat bekerja agar pekerjaan terlaksana dengan aman dan lancar. Kondisi personil juga harus dipastikan sehat baik fisik maupun mental dengan mengisi blangko Kesiapan Pelaksana Dan Pembagian Tugas. (IP/Hendra Syamhari)

 817 total views

IMG-20191025-WA0150

Mobil Sport BMW 330i M Sport Hadir di Medan

IMG-20191025-WA0150
Direktur PT Artha Motor Lestari Tjundaka Natawardaya (kiri) berbincang dengan Director of Communications BMW Group Indonesia Jodie O’tania (tengah) dan Vice President of Sales BMW Indonesia Bayu Riyanto (kanan) pada peluncuran mobil All-New BMW 330i M Sport, di Medan, Sumatera Utara, Jumat (25/10/2019). BMW Indonesia bersama PT Artha Motor Lestari meluncurkan All-New BMW 330i M Sport yang dilengkapi mesin 4-silinder turbo dengan harga Rp998 juta untuk area Medan dan Sumatera (off the road). IP/ferdy
(ImajiPertiwi/Medan) PT Artha Motor Lestari (AML) BMW Indonesia memperkenalkan produk terbarunya yakni sedan sport legendaris sepanjang masa All-New BMW Seri 3.

Setelah diperkenalkan di Jakarta, Semarang, Surabaya dan Bali, legenda dari Sheer Driving Pleasure ini diperkenalkan pertama kalinya untuk area Sumatera Utara. Adapun BMW Seri 3 yang diperkenalkan pada acara hari ini ditawarkan dalam varian BMW 330i M Sport dengan harga Rp.998,000,000,off-the-road.

Director of Communications BMW Group Indonesia Jodie O’tania,  mengatakan, BMW lndonesia selalu berkomitmen untuk menghadirkan rangkaian kendaraan inovatif serta program dan layanan terbaik untuk pelanggan BMW.

Dia mengatakan semua elemen BMW didasari oleh inti brand BMW JOY, perkenalan sedan sporty legendaris sepanjang masa: All-New BMW Seri 3 yang mengedepankan teknologi dan bahasa desain terbaru dari BMW ini adalah perwujudan dari elemen tersebut. BMW Seri 3 merupakan salah satu penopang penjualan BMW di Indonesia dan merupakan salah satu kendaraan terpenting BMW.

“Kami memperkenalkan generasi terbaru BMW Seri 3, BMW lndonesia dengan menggelar Roadshow di 5 kota termasuk Medan. Sejak awal diperkenalkan, AII-New BMW 330i M Sport mendapatkan respon yang sangat luar biasa,” ujarnya di Medan, Jumat (25/10).

Sementara itu, Director PT Artha Motor Lestari (AML) Tjundaka Natawardaya, BMW Showroom hadir di Medan sejak tahun 2012. Dalam kurun waktu 7 tahun, brand BMW terus berkembang secara signifikan. Data penjualan tahun 2019 dibandingkan dengan tahun sebelumnya tumbuh sekitar 15% untuk seluruh model kendaraan BMW, dimana BMW Seri 3 dan BMW X1 sebagai model BMW yang paling populer.

Generasi ketujuh sedan sport ini merupakan tolak ukur di segmen sedan premium. Salah satu fitur andalan dari produk iniadalah BMW Laserlight yang sebelumnya hanya ada di BMW Seri 7 untuk kenyamanan dan keamanan dalam berkendara.

“Untuk menjelajahi lebih jauh rangkaian fitur inovatif dan desain terbaru Sang Legenda, kami mengundang pelanggan dan penggemar BMW untuk datang ke BMW AML Medan dan mencoba kendaraan BMW terbaru seperti BMW X5, BMW X1, BMW Seri 5 dan pastinya All-New BMW 330i M Sport,” pungkasnya. (IP/hendra syamhari)

 727 total views

SEJUTA POHON : Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto (kedua kiri) didampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana (ketiga kiri) melakukan penanaman pohon dalam acara Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Tongging, Merek, Karo, Selasa (15/10). Berbagai jenis bibit pohon berjumlah 1 juta nantinya akan disebar di tujuh kabupaten sekitar Danau Toba dan kabupaten lainnya. IP/ferdy

Dukung Pelestarian Danau Toba dengan Gerakan 1 Juta Pohon

SEJUTA POHON : Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto (kedua kiri) didampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana (ketiga kiri) melakukan penanaman pohon dalam acara Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Tongging, Merek, Karo, Selasa (15/10). Berbagai jenis bibit pohon berjumlah 1 juta nantinya akan disebar di tujuh kabupaten sekitar Danau Toba dan kabupaten lainnya. IP/ferdy

SEJUTA POHON : Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto (kedua kiri) didampingi Bupati Karo Terkelin Brahmana (ketiga kiri) melakukan penanaman pohon dalam acara Gerakan Penanaman Sejuta Pohon di Tongging, Merek, Karo, Selasa (15/10). Berbagai jenis bibit pohon berjumlah 1 juta nantinya akan disebar di tujuh kabupaten sekitar Danau Toba dan kabupaten lainnya. IP/ferdy


(Imaji Pertiwi/Karo) – Danau Toba kini telah menjadi prioritas utama pemerintah menggalakkan pariwisata. Pembangunannya terus dikebut dengan tidak mengenyampingkan pelestarian lingkungan di sekitar danau.

Sejumlah stake holder turut mendukung kelestarian tersebut, dengan menanam satu juta pohon di sejumlah kabupaten, baik di kawasan Danau Toba atau daerah yang terdampak resapan airnya.

Secara simbolis, penanam sejuta bibit pohon dilakukan di Desa Tongging, Kecamatan Mereka, Kabupaten Karo, Selasa, 15 Oktober 2019. Pelestarian ini di inisiasi oleh Polda Sumatera Utara dengan 23 perusahaan BUMN dan swasta.

“Diharapkan jutaan pohon memberi manfaat untuk masyarakat sekitar, turis, dan kelangsungan alam di Danau Toba. Danau Toba luar biasa indah. Banyak yang bisa kita nikmati keindahan alamnya. Kontribusinya buat perekonomian masyarakat di sekitar,” kata Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto.

Sebanyak 23 perusahaan di Sumut yang terlibat dalam aksi ini, dapat berkontribusi menyiapkan satu juta lebih bibit yang produktif bagi masyarakat, misalnya Pohon Macadamia yang bisa mencegah kebakaran dan kacangnya bisa dijual Rp400 ribu sekilonya. Ini menjadi alternatif bagi masyarakat untuk memanfaatkan program reboisasi,”

Direktur Krimsus Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana menjelaskan penanaman sejuta pohon untuk menindaklanjuti penetapan kawasan Danau Toba yang telah mendapatkan sertifikasi UNESCO Global Geopark, kawasan prioritas pariwisata dunia.

Menurutnya, Danau Toba punya keindahan alam yang harus terpelihara. Karhutla masih jadi momok kelestarian alam. Banyak penelitian menyebutkan debit air Danau Toba juga menurun.

“Sempat ada keraguan terkait program penanaman satu juta pohon. Sebab ada empat isu tentang program ini yakni bagaimana ketersediaan bibit, karena penyediaan bibit sejuta pohon bukan hal mudah. Bukan hanya bibit tapi juga anggaran, lahan, serta siapa yang akan menanamnya. Lalu tentang keberlanjutan program ini, program penanaman begitu banyak, tapi tidak berlanjut. Jangan sampai ditanam satu juta tapi tidak dirawat dengan baik,” paparnya.

Polda Sumut telah menyepakati bibit yang ditanam yang bernilai ekonomis dan produktif sehingga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat seperti bibit pohon macadamia, durian, mangga, alpukat, jengkol, pete, aren, bambu, manggis.

“Kami tidak mau pohon yang bermanfaat bagi masyarakat tapi ditebang seperti jati, sengon. Kami ingin pohon ini nantinya bisa memberikan efek domino bagi masyarakat di sekitar Danau Toba. Lahan yang akan ditanam yakni lahan masyarakat dan APL,” paparnya.

Selain itu, setelah bibit ditanam, maka pihaknya menyiapkan mekanisme pengawasan yakni pengawasan menjadi tanggung jawab kapolsek dan camat di masing-masing kabupaten.

Sedangkan yang menjadi mandor yakni Bhabinkamtibmas dan kepala desa. Selain itu setiap bulan harus ada laporan dan nantinya dievaluasi lagi.

“Kami harap program tanam pohon ini akan selesai sampai Oktober tahun depan. Penanaman dibagi menjadi empat kali, tiga bulan ke depan kita tanam serentak juga, sehingga secara simultan, begitu ditanam kita evaluasi. Sehingga sampai 10 tahun ke depan Danau Toba memiliki wajah baru sehingga masyarakat memperoleh manfaat,” bebernya. (IP/hendra syamhari)

 833 total views

PFI MEDAN, Lions Club dan IDI Gelar Baksos di SLB Karya Murni,Jalan HM Jhoni, Medan (25/5). IP/Rel

Lions Club, IDI dan PFI Medan Gelar Baksos Pengobatan Gratis

PFI MEDAN, Lions Club dan IDI Gelar Baksos di SLB Karya Murni,Jalan HM Jhoni, Medan (25/5). IP/Rel

PFI MEDAN, Lions Club dan IDI Gelar Baksos di SLB Karya Murni,Jalan HM Jhoni, Medan (25/5). IP/Rel

Medan,- Lions Club Indonesia Distrik 307-A2 bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan menggelar bakti sosial pemeriksaan dan pengobatan THT gratis kepada 170 siswa SLB Karya Murni , Jalan HM Joni, Medan, Sabtu (25/5). Dalam kegiatan tersebut para siswa juga diberikan sarapan pagi dan perlengkapan sekolah.

Ketua Komite Pemeliharaan, Kesadaran dan Aksi Pendengaran Lions Club Indonesia Distrik 307-A2, Hoesni I Karim mengatakan, pengobatan gratis tenggorokan hidung dan telinga tersebut merupakan kegiatan sosial yang rutin dilaksanakan setiap bulannya. Kegiatan ini merupakan tindakan dalam melakukan pencegahan khususnya penyakit yang berkaitan dengan tenggorokan, hidung dan telinga.

“Setiap bulannya kita melakukan pengobatan gratis THT dengan lokasi berbeda dengan pasien penyandang disabilitas, khususnya penderita tuna rungu di sekolah luar biasa, panti asuhan dan panti jompo, ujarnya.

Wakil Kepala Sekolah SLB Karya Murni, Suster Agustina Manao KSSY merasa bahagia dengan kegiatan pengobatan gratis tersebut, karena sangat membantu para guru dan orang tua dalam hal merawat kesehatan para siswa yang menderita tuna rungu tersebut.

Suster Agustina mengapresiasi kegiatan tersebut, terutama kepada Lion Club Indonesia yang telah 27 tahun memberikan bantuan kepada SLB Karya Murni.” Lions Club Indonesia Distrik 307-A2 sangat memperhatikan sekali perkembangan sekolah ini dan telah banyak membantu berupa materil maupun bantuan kesehatan untuk para siswa. Selain itu, kerap melaksanakan pelatihan kerja kepada para siswa SLB Karya Murni agar dapat mandiri dan bersaing seusai menamatkan sekolah, ungkapnya.

Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan, Rahmad Suryadi mengatakan, bakti sosial dalam hal pengobatan gratis THT tersebut sangat positif , bermanfaat dan banyak membantu , terutama kepada para siswa SLB yang berasal dari keluarga kurang mampu. Diharapkannya, kerjasama sosial dengan Lions Club Indonesia dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dapat dilaksanakan kembali, karena PFI Medan yang merupakan organisasi profesi jurnalitik ini bukan hanya memberitakan tetapi juga sangat intens dalam malaksanakan kegiatan sosial , diantaranya memberikan bantuan kepada korban bencana erupsi Sinabung dan gempa Pidie Aceh beberapa waktu lalu. “Semoga kerjasama ini dapat berkesinambungan dalam membantu warga kurang mampu agar dapat bahagia dan tetap sehat” tegas Rahmad. (IP/ARN)

 911 total views

Teknisi XL Axiata melakukan pemeliharaan perangkat BTS di sekitar Gerbang Tol Kemiri di ruas Tol Medan - Lubuk Pakam, Deli Serdang, Senin (20/5). Guna mengantisipasi kemungkinan lonjakan trafik saat masa mudik dan libur panjang Hari Raya Idul Fitri tahun ini, XL Axiata telah meningkatkan kapasitas jaringan hingga 2x di Sumatera. Foto: Hendra Syamhari

Antisipasi Trafik Selama Libur Lebaran, XL Axiata Tingkatkan Kualitas Jaringan

Teknisi XL Axiata melakukan pemeliharaan perangkat BTS di sekitar Gerbang Tol Kemiri di ruas Tol Medan - Lubuk Pakam, Deli Serdang, Senin (20/5). Guna mengantisipasi kemungkinan lonjakan trafik saat masa mudik dan libur panjang Hari Raya Idul Fitri tahun ini, XL Axiata telah meningkatkan kapasitas jaringan hingga 2x di Sumatera. Foto: Hendra Syamhari

Teknisi XL Axiata melakukan pemeliharaan perangkat BTS di sekitar Gerbang Tol Kemiri di ruas Tol Medan – Lubuk Pakam, Deli Serdang, Senin (20/5). Guna mengantisipasi kemungkinan lonjakan trafik saat masa mudik dan libur panjang Hari Raya Idul Fitri tahun ini, XL Axiata telah meningkatkan kapasitas jaringan hingga 2x di Sumatera. Foto: Hendra Syamhari

MEDAN-IMAJI PERTIWI: PT XL Axiata Tbk (XL) terus meningkatkan kualitas jaringan data di seluruh wilayah, termasuk Pulau Sumatera dan sekitarnya. Penguatan jaringan data ini seiring dengan tumbuhnya traffic dan berkembangnya jumlah pelanggan serta persiapan dalam rangka menyambut libur panjang Lebaran 2019.
Group Head XL Axiata West Region, Francky Rinaldo Pakpahan mengatakan, di wilayah tersebut sudah terdapat lebih dari 21 ribu BTS, termasuk di antaranya lebih dari 5.000 BTS 4G. Total jumlah pelanggan mencapai 16% dari total pelanggan XL Axiata.

“Selama setahun terakhir, trafik data di seluruh Sumatera tercatat naik sekitar 85%, pelanggan bertambah 20%. Pertumbuhan ini tentu perlu kami imbangi dengan pembangunan infrastruktur jaringan secara memadai agar kualitas layanan tetap prima”, ujar Francky di Medan, Senin (20/5).

IMG_5493
Dikatakan hampir semua wilayah Sumatera, trafik layanan data tumbuh signifikan. Seperti yang terjadi secara nasional, pertumbuhan kinerja XL Axiata West Region terutama karena kepuasan pelanggan atas kualitas layanan yang terus meningkat. Hal ini terbukti karena berimbangnya kualitas jaringan dan berbagai penawaran produk layanan data yang memang sesuai dengan kebutuhan pelanggan di semua segmen melalui brand XL dan AXIS.

Khusus untuk menyambut masa libur panjang Lebaran tahun ini, XL Axiata West Region telah secara serius melakukan persiapan baik dari sisi jaringan maupun produk layanan.

“Kapasitas jaringan di seluruh Sumatera rata-rata kami tingkatkan menjadi 2x lipat untuk antisipasi kenaikan trafik. Kami perkirakan akan terjadi kenaikan trafik data rata-rata sekitar 30% dari trafik hari normal. Sementara itu, kenaikan trafik tertinggi biasanya ada di area Deli Serdang, Medan, Langkat dan Lampung,” katanya.

IMG_5510
Untuk jaringan, ungkap Francky, selain peningkatan kapasitas sesuai kebutuhan, XL Axiata juga telah menyiapkan dukungan Mobile BTS (MBTS) di wilayah yang membutuhkan. MBTS yang sudah disiapkan antara lain kawasan seputaran Danau Toba, Pelabuhan Sumanindo, Ajibata, Simalem Resort, Pantai Cermin, Balige serta Berastagi yang menjadi tujuan wisata serta jalur mudik di Sumatera Utara.

“Trafik data terus meningkat di Sumatera dan bertambahnya pelanggan XL Axiata di Sumatera ini juga berkat bantuan teman-teman media yang sudah membantu menginformasikan XL Axiata kepada masyarakat luas”, tuturnya. Hendra Syamhari

 999 total views