DCIM100MEDIADJI_0042.JPG

Korban Meninggal Dunia Sudah 97 Orang

DCIM100MEDIADJI_0082.JPG

TEPAT pukul 05:03:36 WIB (Rabu, 7/12/2016) Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa titik lokasi gempa berada pada 5,25 LU dan 96,24 BT dengan kekuatan 6,5 SR. Tidak berpotensi tsunami, terjadi di daerah 18 km Timur Laut Kabupaten Pidie Jaya-Aceh (http://www.bmkg.go.id). Peristiwa tersebut telah mengakibatkan sejumlah bangunan roboh, sementara jumlah korban terus bertambah seiring proses jalannya evakuasi. Beberapa daerah sekitar titik gempa yang mengalami kerusakan parah di antaranya adalah Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen.

Sejumlah bangunan seperti masjid, pesantren (dayah), pertokoan bertingkat, rumah penduduk, dan perguruan tinggi pun ikut hancur diguncang gempa. Telah dipahami bahwa Aceh memang dikategorikan sebagai daerah yang rawan bencana, termasuk gempa bumi.

DCIM100MEDIADJI_0068.JPG

Korban meninggal dunia hingga saat ini sudah mencapai 97 orang dan ratusan orang luka ringan dan berat serta kerugian belum ditaksir.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa fokus utama operasi saat ini ditujukan untuk mencari dan menyelamatkan korban gempa 6,5 Skala Richter di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

DCIM100MEDIADJI_0042.JPG

“Fokus utama sekarang adalah operasi pencarian dan penyelamatan korban jiwa, karena operasi SAR biasanya hanya tujuh hari setelah kejadian bencana. Masyarakat yang rusak berat rumahnya akan ditempatkan ke pengungsian,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho saat menyampaikan keterangan pers soal penanganan gempa Pidie Jaya di Jakarta, Rabu (07/12/2016).

Ribuan tim SAR gabungan dari BPBD Pidie Jaya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie bersama dengan anggota TNI, Polri, Basarnas, Satuan Kerja Perangkat Daerah, Taruna Siaga Bencana, PMI, relawan dan masyarakat telah dikerahkan untuk membantu penanganan dampak bencana. (Imaji Pertiwi/Ahmad Ridwan Nasution)

 620 total views,  2 views today

Comments are closed.