KRI Dewaruci Mengarungi Misi Pelayaran Terakhir

Posted by on Dec 7, 2017 in News | No Comments
KRI Dewaruci Mengarungi Misi Pelayaran Terakhir

KRI Dewaruci saat bersandar di Terminal Penumpang, Bandar Deli, Belawan, Sumatera Utara (6/12/17)

KRI Dewaruci saat bersandar di Terminal Penumpang, Bandar Deli, Belawan, Sumatera Utara (6/12/17)

Imaji Pertiwi (Belawan) Kapal latih tiang tinggi legendaris Kapal Republik Indonesia atau KRI Dewaruci singgah di Pelabuhan Penumpang Bandar Deli, Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Kehadiran KRI Dewaruci merupakan rangkaian kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) 2017 yang diselenggarakan mulai November 2017.

Corporate Secretary PT Pelabuhan Indonesia I atau Pelindo I, M Eriansyah mengatakan, KRI Dewaruci berlabuh di Terminal Penumpang Bandar Deli, Belawan, selama dua hari, yaitu pada 6 dan 7 Desember 2017.

Hal ini upaya untuk memperkenalkan KRI Dewaruci sebagai pembawa misi budaya kemaritiman nasional, serta memperkenalkan Terminal Bandar Deli dan Pelabuhan Belawan kepada masyarakat luas.

“Berlabuhnya KRI Dewaruci ini momentum bagi kami memberikan pengenalan lebih kepada masyarakat tentang kapal pembawa misi budaya kemaritiman nasional,” ucap Eriansyah, Rabu (6/12/2017).

Selain itu, KRI Dewaruci yang telah mengarungi lima benua dan tujuh samudra merupakan monumen kemaritiman negara Indonesia. Pelindo I merasa perlu memperkenalkannya kepada masyarakat, agar masyarakat mengerti sejarah nasional sebagai bangsa maritim yang besar.

KRI Dewaruci berlabuh di Pelabuhan Belawan setelah singgah di Sabang, Aceh, untuk mengikuti rangkaian Sail Sabang 2017. Kapal Dewaruci dilepas dari Tanjung Priok, Jakarta Utara oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan pada 20 November 2017.

Warga antusias melihat alat alat yang ada di dalam KRI Dewaruci pada saat bersandar di Belawan, Sumatera Utara. (6/12/17)

Warga antusias melihat alat alat yang ada di dalam KRI Dewaruci pada saat bersandar di Belawan, Sumatera Utara. (6/12/17)

Dalam pelayaran terakhirnya, KRI Dewaruci membawa 68 pelajar sekolah menengah atas (SMA) yang berprestasi dari 34 provinsi melalui program Ekspedisi Nusantara Jaya yang dikoordinasikan oleh Kemenko Bidang Kemaritiman.

Selama berada di Belawan, KRI Dewaruci dibuka untuk masyarakat umum sebagai rangkaian dari Dewa Ruci Expo yang digagas oleh Pelindo I dan Pustaka Terapung.

Tak hanya itu, kegiatan lain akan dilaksanakan selama pelaksanaan expo, di antaranya lomba foto, lomba cipta, dan baca puisi. Termasuk pula lomba mewarnai, Dewaruci Tour, aksi tanam bakau, Mejuah-juah Night, UMKM Exhibition, food festival, aksi tanam bakau, aksi donor darah, dan Indie Band Competition.

Eriansyah menyebut, 3.000 orang ditargetkan untuk mengunjungi pelaksanaan Dewaruci Expo selama dua hari ke depan. Pelajar dan masyarakat umum menjadi target pelaksanaan kegiatan ini, guna memperkuat pengetahuan akan kebesaran bangsa Indonesia sebagai bangsa maritim dunia.

“Dengan kegiatan ini, kami berharap Pelabuhan Belawan juga dapat ambil bagian sebagai pelabuhan penting di Indonesia bagian barat, dalam mendukung poros maritim nasional,” Eriansyah menandaskan.

Jurnalis Foto berpose di depan KRI Dewaruci (6/12/17)

Jurnalis Foto berpose di depan KRI Dewaruci (6/12/17)

KRI Bima Suci akhirnya menggantikan kapal layar latih legendaris milik TNI Angkatan Laut, KRI Dewaruci, yang telah 64 tahun berlayar. Lalu, bagaimana nasib kapal legendaris itu?

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi menyatakan akan tetap menggunakan kapal legendaris itu. Namun, KRI Dewaruci hanya dioperasikan paling lama lima sampai 10 tahun ke depan.

“Paling lama 5-10 tahun lagi, setelah itu dimonumenkan,” ucap Ade di dermaga Jakarta Internasional Container Terminal II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 16 November 2017.

Dia menjelaskan, pengoperasian itu hanya sebatas melatih anak buah kapal di dalam negeri. Dengan begitu, KRI Dewaruci dapat memberikan kenangan tersendiri. (Imaji Pertiwi/ARN)

438 total views, 3 views today

Share with:

Facebook

TwitterGoogle